Senin, 06 Desember 2010

TERSANDUNG KE SYIRIKAN

Malam sangat dingin …kami berkumpul di depan halaman rumah teman kami yang hanya dikelilingi pohon pisang di kanan kirinya..jam menunjukkan jam 11 malam sebuah waktu yang larut untuk diriku yang biasanya selesai belajar jam 9 harus tidur… kami ada 6 orang ..duduk bersila membentuk shaf…dengan mbah dukun berdiri di depan …membawa 1 piring kaca putih di taruh di tanah….sambil memberikan petunjuk buat kami yang akan ikut menjalani ritual kebatinan.
Anda jangan bayangkan mbah dukun kami adalah orang tua yang berjenggot,memakai surban dengan pakaian jawa kuno….tidak !! sama sekali salah.!! Dia adalah anak muda yang masih duduk di kelas 2 SMA …dan rumahnya persis de sebelah kanan rumahku…bahkan pagar pembatas tanahnya berbatasan dengan rumahku…aku sering melihat dia beraktifitas sehari hari…karena antar rumah tidah ada pembatas seperti jaman sekarang………Tetapi baru baru ini saja aku mengenal dia…lebih tepatnya saat aku mulai kacau sejak diputuskan oleh Valent…tanpa sengaja aku curhat ke dia dan dari tanggapan tanggapan dia masalahku akhirnya aku jadi berteman baik….aku masih SMP sedang dia SMA kelas 2…orangnya ganteng kaya Andi Lau….Yang aku tahu…dia sering dikunjungi teman teman sekolahnya…dan biasanya yang datang adalah orang orang yang habis berkelahi…atau orang orang yang bermasalah…
Suatu ketika aku bertanya…” Mas ..kok temanmu banyak sekali tho !?..dan Kok selalu minta anda untuk ikut denganya …emangnya Anda ini siapa tho ?! Dengan senyam senyum mas dukun ini menjawab…yang intinya teman temanya datang biasanya karena ingin dibantu menghajar atau menyakiti orang lain …lalu kesimpulanku mengatakan bahwa mas dukun ini bisa menghajar orang dari jarak jauh…wueeh..hebat..!! Ceritanya panjang lebar tenang kepahlawanan dia mengalahkan banyak orang dan akhirnya banyak dicari cari orang yang punya hobby berkelahi…Dari situlah aku mulai akrab dan dikenalkan dengan ilmu ilmu ghaib….Dan ternyata hobbynya tidur dikuburan dan tempat tempat winggit pada hari hari tertentu….
Aku tertarik dengan kiprah mas Dukun…dari soal mencari cewek..mencari rezeki,.mencari benda benda keramat..mencari pengasihan…dan sebagainya dia bisa menceritakanya. Ritual pertamaku adalah melakukan perjalana jauh dengan berjalan kaki pada malam Jumat…Setelah kami di briefing di halaman depan rumah temanku kamipun memulai perjalanan…semua sandal atau sepatu dilepas…disimpan didepan pintu rumah temanku…kami mulai mengikuti langkah kaki mas Dukun…kira kira 100 meter kami di minta berhenti…tepatnya di sebuah kebun pisang yang disampingnya adalah kebun kosong yang ditumbuhi pohon bamboo dan sampingnya lagi adalah kuburan di area desa kami…
Badan ini tak hanya menggigil kedinginan…tapi juga menggigil ketakutan..waktu itu musimnya adalah kalau malam anginnya sangat kencang apalagi jika ditengah persawahan…saat berhenti ..mas Dukun member pesan pesan dan membagi jarak perjalanan…seingatku pesannya begini “ Perhatian semua…kita akan menempuh perjalanan yang lumayan jauh tanpa tujuan…dan tanpa rute perjalanan yang jelas…..bagi yang ingin pulang tolong pulang sekarang mumpung jarak dari rumah belum jauh…” bagaimanapun juga tak ada yang berani melepaskan diri dari kelompok…apalagi aku…kalaupun pulang aku pasti dicaci maki ibuku karena pulang malam…akhirnya meski merinding aku putuskan ikut meneruskan perjalanan yang akan dilanjutkan. Pesan ke dua begini “ Untuk semuanya …sama minta jarak antara 1 orang dengan orang lainnya kira kira 10 meter…jadi jangan terlalu dekat..” Spontan kami berebut posisi agar tidak dapat giliran jalan paling belakang….Ribut rebut kami berebut posisi di hentikan mas Dukun dengan pesan ketiganya..” Nanti,..kalau kalian ketemu Pocong…?? ( saat itu bulu kudukku langsung berdiri dan semakin merinding ketakutan ..) kalian jangan kaget !! atau kalian nanti melihat sesuatu yang terbang di depan kalian…kalian tidak boleh takut…!! Oke kita teruskan perjalanan…
Dengan rasa dingin dan takut aku mengikuti rombongan…aku orang paling belakang tapi aku selalu mendekat ke orang di depanku…aku takut sekali jika jauh dari mereka….dengan tengak tengok kanan kiri dan dengan rasa yang campur aduk aku mengikuti kemana arah rombongan berjalan….terpikir olehku untuk mengakhiri perjalanan ini…tapi terlanjur jauh…rutenya adalah melewati pingiran kuburan…pinggiran sungai…dan selalu menghindari perkampungan…rasa takut semakin lengkap saat harus melewati pinggiran sungai dan harus menyeberanginya..padahal diatas sungai adalah pepohonan bamboo yang besar besar dan rimbun….resikonya tak hanya ketemu hantu…tapi bisa tergigit ular dan tergores benda benda di dasar sungai…akhirnya karena semua takut ..kami tidak membuat jarak antara satu dengan lainnya…
Entah jam berapa kami dihentikan di sebuah jalan kecil ditengah sawah…kupandang depan …jarak 200 meter kedepan adalah rimbunan pohon bambu dan pohon pohon besar…terlihat kehitam hitaman…sebelah kiriku kulihat sawah membentang....lalu sebelah kananku hamparan sawah juga membentang tampak kehitam hitaman ..hanya suara aliran air di selokan sawah…dan terdengar bunyi bunyian malam binatang sawah….di belakangku juga hanya terlihat sawah….kusimpulkan aku telah keluar dari sungai dibawah pohon pohon bamboo dan sekarang berada ditengah sawah yang terbuka dengan angin yang sangat dingin……….Kudekapkan ke dua tangan ke bahuku karena kedinginan…sesekali gigi ini gemeretak ..menahan dingin…sejenak kami dibiarkan dengan kebingungan kami masing masing…lalu kami diperintahkan untuk mengambil posisi meditasi senyaman mungkin dengan jarak antar kami kira kira 5 meter….tapi tetap berdiri..tidak boleh duduk….aku sudah tidak konsen dengan tujuan awal untuk mengenal alam…yang kurasakan hanya dingin dan takut…aku menyesal ikut rombongan…pikirku lebih baik di omeli ibu daripada begini…
Sebelum dimulai meditasi kita ditunjukkan kearah sebuah pohon besar di salah satu sisi…dan masing masing mata diminta melihat dengan benar…bahwa disana tampak sebuah hantu yang bergelantungan….spontan rasa penyesalanku bertambah dan aku justru smakin takut ..melihat pohon yang ditunjukkan…sebagian teman berani memelototkan mata…melihat apa yang terjadi dengan dipegangi mas Dukun…sebagian lain sok berani sambil bilang kalau mereka melihat…kadang aku berpikir …masak hantu bisa dilihat bareng bareng…tapi aku tetap tidak berani memfokuskan mata….
Setelah jarak kami sudah teratur…masing masing berdiri ditempat tempat nyaman dengan tangan bebas berposisi asal bisa nyaman…Mas Dukun mulai memberikan wejangan wejangan..dan satu yang terdengar di telingaku adalah “ Jika saat kalian terpejam dan merasakan ada sesuatu di tubuh anda …biasanya anda sedang dipegang tangan genderuwo..yang jari jarinya sebesar buah pisang kluthuk…” nafasku semakin nggak teratur…ingin rasanya berteriak…tapi mau gimana lagi…kalau nggak mengikuti sudah ada ancaman untuk ditinggal sendiri …karena aku yakin mas Dukun ini bisa menahan dari jarak jauh…akhirnya aku ikut menjalani apa yang diperintahkan….kita tidak boleh mengeluarkan suara ..harus diam dan hening….Aku sibuk dengan perasanku sendiri ..macam macam rasa tumpang tindih silih berganti….aku stress…aku hanya melihat 1 temanku di sebelah ..sedang yang lain nggak kelihatan…karena kami menyebar…akhirnya samar samar kudengar perintah untuk memejamkan mata …….Apa yang Terjadi ?!!
Awalnya saat mata terpejam tak terasa apapun kecuali terasa dingin dan takut oleh perasanku membayangkan apa yang terjadi…lama kupejamkan mata kira kira 2 menit…suasana hati berubah…bahu kananku benar benar terasa ada yang menyentuh…satu jari bergerak pelan diatas bahu dari belakang mengarah ke depan kemudian terasa ada 2 jari yang menyentuh…dan 3 jari besar terasa menyentuh…jari sebesr buah pisang menyentuh bahu kananku….badanku bergetar..mulutku merapat…dan tubuhku sangat tegang…ada genderuwo dibelakangku….aku merasakan tangan mulai bergerak ke dada…spontan aku meloncat dan berteriak karena takut….anehnya…tak ada apa apa di belakangku…dan temanku yang didepanku seolah nggak mendengar teriakanku…dia tetap diam…dan teman teman yang lain pun tak ada yang mendatangiku…aneh…ketakutanku tak ada yang merespon…aku semakin takut…dengan mata terbuka aku takut melihat sekeliling…sebentar sebentar aku memalingkan mata kearah tertentu dengan cepat….lalu aku mencoba kembali memejamkan mata….dan terasa lagi ada sentuhan tangan besar dipundakku….aku membelalakkan mata lagi …dan aneh…tak ada apa apa disana…berkali kali aku kentut saat memejamkan mata..dan anehnya aku tidak bisa kentut saat mata terbuka….aku stress…berharap semua ini selesai dan pulang…10 menit aku berada dalam ketakutan yang sangat…tanpa ada yang peduli…akhirnya mas Dukun mendatangi dan meminta semua berkumpul mendekat …masing masing menceritakan pengalaman batinya….hanya aku yang bingung apa yang harus aku ceritakan…selain kedinginan dan ketakutan………..lalu kami pulang bareng bareng lagi tapi kali ini lewat jalan umum…tidak lagi menyusuri tempat tempat horror….sesampainya di pintu masuk desa …masing masing teman pamit pulang ke rumah masing masing…dengan pesan besuk diulangi lagi petualangan malamnya..Kebetulan karena rumahku bersebelahan dengan mas Dukun…aku bareng beliau dengan satu lagi temanku yang rumahnya dekat rumahku…Kami tidak boleh langsung pulang…tapi kami berdua diajak ke rumah kosong tidak jauh dari rumahku…anehnya kami menurut saja….setelah masuk diruang tengah ..kebetulan pintu masuk rumah tidak dikunci karena hanya pintu triplek..kami disuruh memegangi gayung air yang sudah dibentuk boneka beserta keranjang tumpuannya….atau lebih trend disebut “JALANGKUNG”… BERSAMBUNG……

Tidak ada komentar:

Posting Komentar